PMI Kota Tegal Bagikan Paket Sembako untuk Penyapu Jalan dan Petugas Perlintasan Rel Kereta Api

MENYALURKAN-Pengurus dan relawan PMI sedang menyalurkan bantuan beras ke sejumlah panti asuhan di Kota Tegal, Kamis (12/3).

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal kembali menunjukkan kepeduliannya kepada penyapu jalan dan petugas perlintasan rel kereta api, setelah sebelumnya dibagikan paket sembako kepada sejumlah panti asuhan di wilayah Kota Tegal. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program kemanusiaan PMI selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan kelanjutan dari program pembagian takjil yang sebelumnya telah sukses dilaksanakan di lima titik wilayah di Kota Tegal.

PMI Kota Tegal selanjutnya membagikan peket sembako untuk petugas kebersihan dan penjaga perlintasan rel kereta api, demi kelancaran pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Kepala Markas PMI Kota Tegal, Djoko Triatmodjo, menjelaskan bahwa bantuan yang disiapkan PMI mencakup ratusan paket sembako yang akan dibagikan kepada para petugas di berbagai instansi.

“Total bantuan yang disiapkan di antaranya 100 paket untuk tenaga Dinas Lingkungan Hidup (DLH), 30 paket untuk personel Dinas Perhubungan (Dishub), serta 113 paket yang akan dibagikan kepada tenaga kebersihan yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Tegal,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono dalam sambutanya menyampaikan bahwa penyerahan bantuan dilaksanakan di Markas PMI Kota Tegal. Pembagian sembako tersebut diambil agar seluruh pihak dapat ikut merasakan lebaran.

“Penyerahan bantuan dilaksanakan di Markas PMI Kota Tegal antara lain penyapu jalan, penjaga perlintasan.rel kereta api dan petugas,” ungkap Agus.

Melalui kegiatan sosial ini, PMI Kota Tegal berharap dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan saling membantu sesama.(Humas)

PMI Kota Tegal Bentuk 27 Paguyuban Donor Darah di Kelurahan se Kota Tegal

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal membentuk sebanyak 27 paguyuban donor darah yang tersebar di seluruh kelurahan se-Kota Tegal. Pembentukan paguyuban ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan stok darah serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin dan sukarela.

Paguyuban donor darah tersebut akan difasilitasi melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di masing-masing kelurahan. Selain itu, beberapa kelurahan di Kota Tegal sebelumnya telah memiliki paguyuban donor darah yang aktif dan rutin menggelar kegiatan donor darah bagi masyarakat.

Wakil Ketua PMI Kota Tegal, Zainal Abidin, menyampaikan bahwa pembentukan paguyuban donor darah menjadi langkah strategis untuk menghimpun masyarakat agar bersedia mendonorkan darahnya secara sukarela dan berkelanjutan.

“Melalui paguyuban ini, pengurus PMI Kota Tegal dapat bersama-sama masyarakat menggerakkan kegiatan donor darah. Harapannya, kebutuhan darah di Kota Tegal dapat terpenuhi dengan baik dan berkesinambungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan paguyuban donor darah di tingkat kelurahan akan memudahkan koordinasi, pendataan pendonor, serta pelaksanaan kegiatan donor darah secara rutin. Dengan demikian, masyarakat yang membutuhkan darah dapat terlayani dengan cepat. PMI Kota Tegal juga memberikan apresiasi kepada kelurahan-kelurahan yang telah lebih dulu membentuk paguyuban donor darah dan secara konsisten melaksanakan kegiatan donor darah. Hal tersebut menunjukkan tingginya kepedulian sosial masyarakat terhadap sesama.

“Kami sangat mengapresiasi kelurahan yang sudah memiliki paguyuban donor darah dan secara rutin menggelar donor, Ini menjadi contoh baik bagi kelurahan lain,” tambahnya.

Zainal berharap seluruh ketua LPMK di Kota Tegal dapat berperan aktif dalam membentuk dan menggerakkan paguyuban donor darah di wilayahnya masing-masing. Ia menekankan bahwa kegiatan donor darah ini bersifat sukarela dan bertujuan untuk melayani kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap para ketua LPMK dapat mendorong terbentuknya paguyuban donor darah yang aktif, sukarela, dan mampu melayani masyarakat secara optimal,” pungkasnya.

Setelah pembentukan tersebut dilanjutkan materi tentang sosialisasi donor darah yang disampaikan Kepala UDD PMI Kota Tegal dr Prima Astiawanti dipandu Kepala Markas PMI Kota Tegal Djoko Trihadmojo.(Komunikasi PMI Kota Tegal)