
MEMBUKA-Ketua Bidang Generasi dan Relawan PMI Kota Tegal, Joko Syukur Baharudin, didampingi Kepala Markas PMI Kota Tegal, Djoko Trihatmojo memasang tanda pengenal tanda di mulainya diklat di Markas PMI Kota Tegal, Sabtu (13/6).
Palang Merah Indonesia Kota Tegal menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Korps Sukarela (KSR) bagi para relawan sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Sebanyak 20 relawan mengikuti pembukaan Diklat KSR yang berlangsung, Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Bidang Generasi dan Relawan PMI Kota Tegal, Joko Syukur Baharudin, didampingi Kepala Markas PMI Kota Tegal, Djoko Trihatmojo di Markas PMI Kota Tegal, Sabtu (13/6).

Ketua Bidang Generasi dan Relawan PMI Kota Tegal, Joko Syukur Baharudin, mengatakan bahwa diklat ini merupakan bagian dari upaya PMI untuk menyiapkan relawan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.
“Sebanyak 20 relawan mengikuti pendidikan dan pelatihan ini. Mereka akan mendapatkan berbagai materi dasar kepalangmerahan, manajemen kebencanaan, pertolongan pertama, hingga teknik-teknik penanganan darurat yang diperlukan saat bertugas di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan relawan yang terlatih menjadi salah satu kekuatan utama PMI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama saat terjadi bencana maupun keadaan darurat lainnya.
Sementara itu, Kepala Markas PMI Kota Tegal, Djoko Trihatmojo, menjelaskan bahwa para peserta yang mengikuti diklat nantinya akan menjadi bagian dari relawan PMI yang siap diterjunkan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
“Setelah mengikuti dan menyelesaikan diklat, para relawan diharapkan dapat membantu PMI dalam penanganan bencana, kegiatan sosial kemanusiaan, pelayanan kesehatan, serta berbagai aksi kemanusiaan lainnya yang dibutuhkan masyarakat,” ungkap Djoko.
Ia menambahkan, relawan KSR memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mendukung tugas-tugas PMI. Karena itu, pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, kerja sama tim, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PMI Kota Tegal berharap dapat melahirkan relawan-relawan muda yang profesional, tangguh, dan memiliki jiwa kemanusiaan tinggi.
Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan, para peserta diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat dan bencana.
Diklat KSR PMI Kota Tegal dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan rangkaian materi teori dan praktik lapangan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi para relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan PMI.(humas)












