FORPIS Kota Tegal Persiapkan Calon Pengurus Baru

MENGELAR-Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) Kota Tegal menggelar kegiatan First Meet bagi calon kepengurusan Forpis terbaru di Aula Gedung PMI Kota Tegal, Minggu (12/10),

Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) Kota Tegal menggelar kegiatan First Meet bagi calon kepengurusan Forpis terbaru. Hal itu sebagai langkah awal proses regenerasi kepengurusan periode 2024/2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Gedung PMI Kota Tegal, Minggu (12/10), dan diisi dengan berbagai sesi diskusi yang membahas struktur kepengurusan Forpis, tugas dan peran organisasi, serta evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan selama periode 2024/2025.

Koordinator Forpis Kota Tegal, Zia Uly Kafi, menyampaikan bahwa kegiatan First Meet tersebut menjadi upaya awal untuk mempererat hubungan antaranggota remaja PMR Wira dari berbagai unit sekolah di Kota Tegal. Dan melalui kegiatan ini para calon pengurus dapat saling menyampaikan aspirasi dan menumbuhkan semangat kepemimpinan.

“Kami berharap, ketika masa bakti kami berakhir pada akhir Oktober nanti, teman-teman Forpis dari berbagai unit SMA/SMK se-Kota Tegal dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dan membawa Forpis menjadi lebih baik di periode selanjutnya,” ujar Zia.

Forpis Kota Tegal terus mendapatkan dukungan penuh dari PMI Kota Tegal serta pembina Forpis. Dukungan tersebut menjadi wujud nyata komitmen PMI dalam membina generasi muda Palang Merah yang berintegritas, tangguh, dan berjiwa kemanusiaan.

“PMI Kota Tegal juga menjadi teladan dan sumber inspirasi bagi para remaja Forpis untuk terus berkarya dan mengabdi demi kemanusiaan,” ungkapnya.

Ribuan Peserta Ikuti Jalan Santai HUT 80 PMI, Asikin Bawa Pulang Sepeda Motor

MENYERAHKAN-Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Sekretaris Daerah Kota Tegal sekaligus Ketua PMI Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono Bersama perwakilan tamu undangan menyerahkan satu unit sepeda motor kepada Asikin yang merupakan pendonor ke 58 kali di Markas PMI Kota Tegal, Minggu (21/9).

Ribuan peserta mengikuti Jalan Sehat Hari Ulang tahun (HUT) ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal yang diadakan di Markas PMI Kota Tegal, Minggu (21/9). Warga Kelurahan Dampyak, Asikin yang merupakan pendonor ke 58 kali berhasil membawa pulang  hadiah utama berupa satu unit sepeda motor.

Asikin menyampaikan sebelumnya tidak memiliki firasat apa-apa, dia merasa senang mendapatkan hadiah utama satu unit sepeda motor.

“Rencananya sepeda motor tersebut akan digunakan untuk kegiatan sehari-hari,” katanya.

Bersama keluarganya, Asikin mengikuti jalan sehat HUT ke-80 PMI, dia mengaku merupakan sukarelawan pendonor darah rutin di Markas PMI Kota Tegal. Tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 58 kali, sejak tahun 2013 lalu.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan jalan sehat tersebut diharapkan bisa memberikan spirit motivasi agar masyarakat gemar untuk berdonor. Karena bagaimana pun donor darah adalah hal yang penting untuk kemanusiaan, keselamatan.

“Hari ini kita mengadakan jalan sehat, kita memberikan beberapa hadiah untuk menghibur masyarakat, dan mudah-mudahan bisa memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih giat lagi berdonor darah,” ujar Dedy.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tegal sekaligus Ketua PMI Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi mengikuti Jalan Santai. Selain itu juga ada yang mendonorkan darahnya. Sehingga puncak HUT ke 80 PMI tersebut berjalan semarak dan meriah.

“Ada ribuan peserta yang telah mengikuti jalan santai tersebut,” pungkasnya.

Selain jalan santai juga dilakukan pengumuman lomba Konten Kreator untuk PMR Madya yaitu Juara 1  SMP Negeri 13 Tegal, Juara 2 SMP Negeri 18 Tegal, Juara 3 SMP Negeri 6 Tegal dan Juara Favorit SMP Negeri 1 Tegal. Sedangkan untuk PMR Wira Juara 1 SMK Negeri 3 Tegal, Juara 2  SMA Negeri 2 Tegal, Juara 3 SMA Negeri 5 Tegal dan Juara Favorit SMK Negeri 1 Tegal.

Jalan santai tersebut dihadiri Wali Kota Tegal, Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, Sekretaris Daerah Kota Tegal sekaligus Ketua PMI Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono Bersama Perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal serta kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Puncak HUT ke 80, PMI Kota Tegal Gelar Jalan Santai untuk Masyarakat

KOORDINASI-Ketua Panitia Zainal Abidin sedang rapat koordinasi bersama panitia di Markas PMI Kota Tegal, Kamis (18/9).

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal mengelar jalan santai untuk umum, masyarakat, pendonor darah,  PMR, KSR dan Relawan di Kantor PMI Kota Tegal, Minggu (21/9) pukul 06.00. Jalan santai tersebut merupakan puncak HUT ke 80, setelah berbagai kegiatan yang diadakan yaitu Lomba Konten Kreator, Tasyakuran dan Apel Akbar. Selain jalan santai juga ada donor darah, bahkan pendonor juga akan mendapatkan paket sembako.

“Puncak HUT ke 80, PMI Kota Tegal akan mengelar jalan santai untuk umum, masyarakat, pendonor darah,  PMR, KSR dan Relawan,” kata Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono.

Jalan santai tersebut berhadiah satu unit sepeda motor, kipas angin, dan doorprize menarik lainya. Sehingga dapat menarik masyarakat untuk mengikuti jalan santai. Dan berbaur bersama dengan semua lapisan masyarakat. Sedangkan untuk kupon gratis dan akan dibagi saat jalan santai dimulai. Supaya semua peserta bisa mendapatkan kupon.

“Jalan santai tersebut berhadiah satu unit sepeda motor dan hadiah menarik lainya. Supaya masyarakat antusias untuk mengikutinya,” ungkap Ketua Panitia Zainal Abidin.

Jalan santai yang merupakan Puncak HUT ke 80 PMI tersebut, juga akan dihadiri Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyatul Mutmainah, Sekda Kota Tegal yang juga Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyntono, Forkompinda dan mitra kerja.

HUT PMI ke 80, PMI Kota Tegal Gelar Apel Akbar untuk Tebarkan Kebaikan

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal mengelar apel akbar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke 80 dengan tema tebarkan kebaikan di Lapangan Tegal Selatan, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Rabu (17/9). Tujuan apel tersebut untuk memperingati HUT PMI ke 80, meneguhkan mandat undang undang no 1 tahun 2018, menyerukan pesan damai untuk kemanusiaan. Ada juga penyerahan penghargaan donor darah sukarela dan piagam penghargaan dari Radar Tegal atas kemitraan yang sudah berjalan dengan baik selama ini.

Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono dalam laporanya menyampaikan dasar kegiatan yaitu surat PMI pusat nomor : 398//Humas//VII/2025 tanggal 13 Agustus 2025 perihal peringatan Hari Ulang Tahun PMI ke 80 tahun 2025. Kemudian Keputusan Pengurus PMI Kota Tegal nomor : 015/skep/PMI Kota/VII/2025 tentang pembentukan panitia HUT PMI ke 80 tahun 2025 PMI Kota Tegal.

“Tema peringatan HUT PMI ke 80 tahun 2025 adalah tebarkan kebaikan,” kata drg Agus Dwi Sulistyantono.

Dalam rangka memperingati HUT PMI ke 80 juga dilaksanakan antara lain lomba konten kreator untuk PMR Wira dan Madya dengan tema tebar kebaikan pesan-pesan aksi damai dalam langkah kebaikan. Tasyakuran, renungan dan santunan 20 anak yatim,  apel akbar, donor darah bagi pendonor mendapatkan  paket sembako, untuk acara puncak, Jalan sehat, ada juga penghargaan kepada para sukarelawan atau pendonor.

Selain itu, Ketua PMI Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono menyampaikan bahwa posisi untuk kantong darah di PMI masih aman. Sejauh ini PMI Kota Tegal mampu untuk mengalokasikan dengan kualitas sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Rata-rata PMI Kota Tegal bisa mengumpulkan 1.000 sampai 1.200 kantong darah per bulan, atau dalam setahun bisa menyuplai 14.000 sampai 16.000 kantong darah per tahun yang digunakan untuk mensuplai fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada dan khususnya untuk rumah sakit,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono minta kepada pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal untuk memperhatikan suplay dan permintaan darah di Kota Tegal.

“Jangan sampai stok cadangan darah yang berlebih kemudian tidak terpakai sampai masuk batas waktu kadaluarsa, dan nantinya tidak terpakai,” ungkap Dedy Yon Supriyono menyampaikan hal tersebut saat menjadi Pembina Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) di Kota Tegal di Lapangan Tegal Selatan, Rabu (17/9).

Dedy menambahkan, pemahaman pengurus PMI terkait kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan itu sangat penting, pengetahuan tersebut dibutuhkan agar komposisi jumlah yang dibutuhkan rata-rata perbulan itu sudah bisa mengestimasi dengan jelas.

“Hal  terpenting adalah dari kebutuhan darah dalam satu bulan ini ada cadangan yang aman, karena kita harapkan bahwa darah yang di cadangkan harus masih segar, jangan sampai cadangan malah berlebih tapi ujungnya tidak digunakan sampai kadaluarsa,” jelasnya.

Dedy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada sukarelawan yang telah secara rutin mendonorkan darahnya untuk membantu sesama yang membutuhkan.

“Saya mengimbau agar menitikberatkan kepada golongan darah yang paling sering di butuhkan. Saat ini golongan darah yang paling banyak diminta adalah golongan darah A, B dan O,” terangnya.

Pada pelaksanaan apel yang dihardiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal dan Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah Sarwa Pramana, juga diserahkan penghargaan kepada para sukarelawan atau pendonor yang sudah melaksanakan donor darah sukarela sebanyak 100 kali, 75 kali, 50 kali, 25 kali dan 10 kali, serta kelompok donor darah sukarela terbanyak di sekolah serta penghargaan dari Radar Tegal atas jalinan kemitraan, kerjasama dan komitmen dalam penyebaran informasi.

HUT ke 80, PMI Kota Tegal Adakan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal mengadakan malam tasyakuran dan santunan 20 anak yatim di Markas PMI Kota Tegal, Selasa 16 September 2025. Tasyakuran HUT PMI tersebut merupakan wujud rasa syukur. Karena PMI telah hadir memberikan suport dan dukungan terhadap kemanusiaan.

Selain tasyakuran, juga diserahkan hibah tanah bangunan dari Pemkot Tegal kepada PMI Kota Tegal. Hal itu menandai bahwa kantor PMI Kota Tegal, yang sebelumnya milik RSUD Kardinah menjadi sepenuhnya milik PMI Kota Tegal.

“HUT ke 80, itu merupakan sebuah usia yang tidak lagi muda, banyak ragam dan kegiatan yang mewarnai keberlangsungan PMI,” kata Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono.

Undang-Undang Nomer 1 tahun 2018 tentang kepalang merahan, telah mengalami dinamisasi berbagai organisasi dibawah palang merahan. Dengan adanya undang undang tersebut yang hanya diakui di Indonesia adalah Palang Merah Indonesia, sebagai bagian dari palang merah nasional atau bulan sabit internasional, serta organisasi palang merah.

“HUT ke 80 dengan tagline tebarkan kebaikan, yang berarti PMI bukan hanya memberikan kebaikan dan mensyiarkan yang harus digaungkan,” ungkapnya.

Untuk rangkaian HUT PMI ke 80 yaitu lomba konten kreatif untuk mengajak generasi muda agar bermedia sosial yang menyentuh kegiatan kepalang merahan,  Tasyakuran dan santunan 20 anak yatim, sebagai bagian mencintai anak yatim. Selanjutnya apel besar di Lapangan Tegal Selatan dengan mengajak semua elemen kepalang merahan. Ada juga donor darah, pendonor akan mendapatkan suport paket sembako.

“Untuk acara puncak, Jalan sehat pada Minggu 21 September 2025, Insya Allah akan dihadiri Wali Kota Tegal dengan hadiah sebuah sepeda motor. Semoga bisa menarik semua untuk ikut, saya mengucapkan terima kasih panitia dari awal sampai kegiatan hari ini,” pungkasnya.

Peringati HUT Ke 80 PMI, Pendonor Dapat Paket Sembako

SERAHKAN SEMBAKO-Kepala Markas PMI Kota Tegal Djoko Trihadmojo menyerahkan sembako buat pendonor di Markas PMI Kota Tegal.

Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Palang Merah Indonesia (PMI) warga masyarakat yang mendonorkan darahnya mendapatkan paket sembako. Paket tersebut langsung diberikan usai melakukan donor darah. Hal itu sebagai bentuk apresiasi dan bentuk penghargaan kepada pendonor.

“Untuk warga masyarakat yang menjadi pendonor akan mendapatkan paket sembako,” kata Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono melalui Kepala Markas Djoko Trihadmojo, Jumat (12/9).

Paket sembako tersebut diberikan kepada pendonor secara gratis. Dan itu sebagai bentuk penghargaan sebab mereka telah memberikan darahnya. Untuk membantu dalam hal kemanusiaan.

“Pemberian paket sembako diberikan sebagai bentuk apresiasi untuk pendonor,” ungkapnya.

Untuk paket sembako diberikan bagi pendonor yang datang langsung ke Markas PMI Kota Tegal. Dan selama bulan September untuk memeriahkan HUT ke 80 PMI. Supaya mereka juga merasakan kemeriahanya.

“Pendonor agar ikut merasakan kemeriahan HUT ke 80 PMI,” pungkasnya.

PMI Kota Tegal Raih Opini WTP ke 8, drg Agus Dwi Sulistyantono Apresiasi Kinerja Pengelolaan Keuangan

MENYERAHKAN-Kantor Akuntan Publik Semarang Juliono kepada Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono didampingi Pengurus dan Kepala Markas Djoko Trihatmodjo di Markas PMI Kota Tegal, Rabu (10/9).

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke 8 kalinya. WTP tersebut diraih atas kerja pengelolaan keuangan yang baik selama ini. Penyerahan hasil audit dilakukan Kantor Akuntan Publik Semarang Juliono kepada Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono didampingi Pengurus dan Kepala Markas Djoko Trihatmodjo di Markas PMI Kota Tegal, Rabu (10/9).

Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono mengatakan adanya hasil WTP ke 8 tersebut, dapat dipastikan PMI Kota Tegal tersebut sehat dalam pengelolaan  keuangan. Dan sudah disampaikan ke masyarakat untuk kesekian kalinya bahwa PMI sudah dapat WTP.

“Saya kira amanah keuangan ini perlu dipertanggung jawabkan. Dan ini sebuah hal yang tidak mudah, sebab keberadaan PMI menjadi hal penting untuk masyarakat,” katanya.

Hal itu termasuk dalam transaksi keuangan dan kewajiban audit aspek pembinaan dan pengawasan internal. Pimpinan Auditor sudah menyampaikan beberapa  point agar PMI menjadi lebih baik lagi. Audit itu sesuai dengan  undang-undang nomer 1 tentang kepalang merahan. Dan semua itu  sesuai dengan regulasi, ada suatu ketentuan tentang pengelolaan keuangan PMI yang harus dipertanggung jawabkan.

“Dan PMI meraih WTP ke 8 kalinya sebab telah menjalani proses yang benar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kantor Akuntan Publik Semarang Juliono mengatakan pengelolaan keuangan PMI sudah baik dan benar. Dengan diraihnya WTP tersebut maka laporan keuangan PMI akan menjadi lebih transparansi. Sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa pengeloaan keuangan sudah sesuai harapan.

“Laporan pengelolaan PMI Kota Tegal sudah baik dan benar. Sehingga diraihlah WTP ke 8 kalinya,” tutupnya.

HUT ke 80, PMI Kota Tegal Akan Gelar Berbagai Kegiatan

MEMIMPIN-Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono memimpin rapat persiapan HUT ke 80 di Markas PMI Kota Tegal.

Keluarga besar Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal akan menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-80  dengan tema “Tebarkan Kebaikan”. Tema tersebut sesuai dengan  Palang Merah Indonesia (PMI). Untuk puncak kegiatan akan dilakukan Apel Akbar dan Jalan Sehat. Sedangkan lainya ada lomba konten kreator, donor darah dan tasyakuran. Dengan kegiatan tersebut, PMI akan mengajak masyarakat untuk menebar kebaikan dalam kemanusiaan.

“Dalam rangka memperingati HUT Palang Merah Indonesia ke-80, rencananya akan mengadakan tasyakuran, apel besar bersama, pembagian bantuan serta jalan sehat bersama,” kata Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono atau yang akrab disapa Agus.

Agus menyampaikan saat ini negara sedang ada masalah dinamika politik, maka pihaknya berharap masyarakat selalu mengedepankan kerukunan, guyub untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan di Kota Tegal.

“Terkait kondisi saat ini, persediaan darah di PMI Kota Tegal tergolong aman. Namun untuk kegiatan jemput bola pendonor terus dilakukan, “ungkapnya.

Ketua PMI Kota Tegal dr Agus Dwi Sulistyantono mengajak masyarakat untuk semangat mendonorkan darah. Karena tindakan itu menyelamatkan nyawa dan merupakan wujud kepedulian serta solidaritas terhadap sesama.

“Setiap donor darah adalah harapan baru bagi yang membutuhkan, dan bisa menjadi investasi untuk masa depan hidup orang banyak.”ujarnya.

Para pendonor adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang memberikan kehidupan dan suatu tindakan cinta kasih kepada orang lain. Sehingga nanti juga ada pemberian penghargaan untuk pendonor terbanyak. Hal itu sebagai bentuk apresiasi kepada mereka.

“Mari kita sukseskan HUT PMI ke-80, dengan meningkatkan kepedulian kepada sesama sesuai tema yang diusung Tebarkan Kebaikan,” tutupnya.