PMI Kota Tegal Raih Opini WTP ke 8, drg Agus Dwi Sulistyantono Apresiasi Kinerja Pengelolaan Keuangan

MENYERAHKAN-Kantor Akuntan Publik Semarang Juliono kepada Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono didampingi Pengurus dan Kepala Markas Djoko Trihatmodjo di Markas PMI Kota Tegal, Rabu (10/9).

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke 8 kalinya. WTP tersebut diraih atas kerja pengelolaan keuangan yang baik selama ini. Penyerahan hasil audit dilakukan Kantor Akuntan Publik Semarang Juliono kepada Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono didampingi Pengurus dan Kepala Markas Djoko Trihatmodjo di Markas PMI Kota Tegal, Rabu (10/9).

Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono mengatakan adanya hasil WTP ke 8 tersebut, dapat dipastikan PMI Kota Tegal tersebut sehat dalam pengelolaan  keuangan. Dan sudah disampaikan ke masyarakat untuk kesekian kalinya bahwa PMI sudah dapat WTP.

“Saya kira amanah keuangan ini perlu dipertanggung jawabkan. Dan ini sebuah hal yang tidak mudah, sebab keberadaan PMI menjadi hal penting untuk masyarakat,” katanya.

Hal itu termasuk dalam transaksi keuangan dan kewajiban audit aspek pembinaan dan pengawasan internal. Pimpinan Auditor sudah menyampaikan beberapa  point agar PMI menjadi lebih baik lagi. Audit itu sesuai dengan  undang-undang nomer 1 tentang kepalang merahan. Dan semua itu  sesuai dengan regulasi, ada suatu ketentuan tentang pengelolaan keuangan PMI yang harus dipertanggung jawabkan.

“Dan PMI meraih WTP ke 8 kalinya sebab telah menjalani proses yang benar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kantor Akuntan Publik Semarang Juliono mengatakan pengelolaan keuangan PMI sudah baik dan benar. Dengan diraihnya WTP tersebut maka laporan keuangan PMI akan menjadi lebih transparansi. Sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa pengeloaan keuangan sudah sesuai harapan.

“Laporan pengelolaan PMI Kota Tegal sudah baik dan benar. Sehingga diraihlah WTP ke 8 kalinya,” tutupnya.

HUT ke 80, PMI Kota Tegal Akan Gelar Berbagai Kegiatan

MEMIMPIN-Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono memimpin rapat persiapan HUT ke 80 di Markas PMI Kota Tegal.

Keluarga besar Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal akan menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-80  dengan tema “Tebarkan Kebaikan”. Tema tersebut sesuai dengan  Palang Merah Indonesia (PMI). Untuk puncak kegiatan akan dilakukan Apel Akbar dan Jalan Sehat. Sedangkan lainya ada lomba konten kreator, donor darah dan tasyakuran. Dengan kegiatan tersebut, PMI akan mengajak masyarakat untuk menebar kebaikan dalam kemanusiaan.

“Dalam rangka memperingati HUT Palang Merah Indonesia ke-80, rencananya akan mengadakan tasyakuran, apel besar bersama, pembagian bantuan serta jalan sehat bersama,” kata Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono atau yang akrab disapa Agus.

Agus menyampaikan saat ini negara sedang ada masalah dinamika politik, maka pihaknya berharap masyarakat selalu mengedepankan kerukunan, guyub untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan di Kota Tegal.

“Terkait kondisi saat ini, persediaan darah di PMI Kota Tegal tergolong aman. Namun untuk kegiatan jemput bola pendonor terus dilakukan, “ungkapnya.

Ketua PMI Kota Tegal dr Agus Dwi Sulistyantono mengajak masyarakat untuk semangat mendonorkan darah. Karena tindakan itu menyelamatkan nyawa dan merupakan wujud kepedulian serta solidaritas terhadap sesama.

“Setiap donor darah adalah harapan baru bagi yang membutuhkan, dan bisa menjadi investasi untuk masa depan hidup orang banyak.”ujarnya.

Para pendonor adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang memberikan kehidupan dan suatu tindakan cinta kasih kepada orang lain. Sehingga nanti juga ada pemberian penghargaan untuk pendonor terbanyak. Hal itu sebagai bentuk apresiasi kepada mereka.

“Mari kita sukseskan HUT PMI ke-80, dengan meningkatkan kepedulian kepada sesama sesuai tema yang diusung Tebarkan Kebaikan,” tutupnya.

Talkshow Bersama Sebayu, PMI Kota Tegal Ajak Warga Tebarkan Kebaikan

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal mengajak warga untuk menebar kebaikan dalam hal kemanusiaan. Tebar kebaikan tersebut bisa dilakukan dengan berbaga cara yaitu donor darah, kemanusiaan, menolong kepada sesama. Hal itu disampaikan Kepala Markas PMI Kota Tegal Djoko Trihadmojo dalam talkshow bersama Radio Sebayu, Rabu 3 September 2025.

Djoko menyampaikan sesuai tema Hari Ulang Tahun (HUT) PMI yaitu tebar kebaikan, untuk kegiatanya ada lomba konten kreator 1 hingga 15 September, malam tasyakuran, apel bersama pada Rabu 17 September, dan jalan sehat Minggu 21 September. Semua dari keluarga besar PMI akan dilibatkan yaitu Pengurus, PMR Wira, Madya, KSR dan Forpis. Peserta apel juga menjadi peserta jalan sehat.

“Untuk rekruitmen relawan kita setiap tahun mengadakan,”katanya.

Setelag rekrutmen akan tersaring untuk yang aktif. Selain itu juga melibatkan KSR PMI unit UPS, Poltekes Kemenkes dan lainya. Pihaknya berharap semua akan ikut terlbat dalam kegiatan kemanusiaan. Untuk tebarkan kebaikan bisa berupa  bertegur sapa, empati, dan banyak lainya.

“Diawali dari kegiatan kecil yang kita lakukan, harapan kita berpikir positif bisa damai. Dan untuk menjadikan donor darah menjadikan gaya hidup badan menjadi sehat untuk generasi muda,” tutupnya.

PMI Bantu Rumah Roboh

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal
menyerahkan bantuan kepada Akhmad Saefudin (34), korban rumah roboh, warga Jalan Kendari RT 05 RW 04 Kelurahan Tunon, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Kamis (14/8). Sebagian rumah Saefudin yaitu atap rumah bagian teras, roboh pada Senin (11/8) pukul 03.00 WIB dini hari, akibat hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang yang terjadi sejak Minggu (10/8) malam.

Selain atap rumah bagian teras yang roboh, kondisi dinding bagian dalam rumah juga mengalami keretakan. Sehingga dibutuhkan bantuan berupa material untuk perbaikan. Merespon hal tersebut, PMI Kota Tegal langsung memberikan bantuan sepuluh sak semen.

“Kami memberikan bantuan sepuluh sak semen, untuk membantu perbaikan teras rumah warga tunon yang roboh,” kata Ketua PMI Kota Tegal drg Agus Dwi Sulistyantono melalui Kepala Markas Joko Trihadmojo.

Lurah Tunon Aris Purwanto mengungkapkan warga tunon yang rumahnya roboh, sudah mendapatkan bantuan dari Pemkot Tegal. Dan selanjutnya dari PMI sebanyak sepuluh sak semen. Selain dari PMI, juga telah ada bantuan dari BPBD, Pemkot, Baznas, IPSM dan warga sekitar.

“Semoga bantuan tersebut dapat membantu, untuk mulai perbaikan,” katanya.

Untuk proses perbaikan dipimpin langsung dari IPSM Kota Tegal. Pihaknya mengucapkan terima kasih, karena sangat membantu, untuk bantuan yang berwujud material langsung digunakan pembangunan rumah yang strukturnya lebih kuat. Karena struktur rumah saat pembangunan diawal, memang kurang kuat, ditambah cuaca buruk.

“Bantuan material untuk memperkuat struktur rumah, dan imsekaligus untuk memperbaiki yang kemarin, termasuk bagian teras rumah roboh,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua IPSM Carimun menambahkan ada laporan warga tunon yang rumahnya roboh. Kemudian bekerjasama dengan kelurahan membuat surat bantuan bantuan kepada Baznas, PMI, BPBD dan Pemkot. Pihaknya dipercaya untuk mengawal bantuan itu berjalan dengan lancar.

“Semua bantuan berupa material, sehingga digunakan untuk perbaikan. Ada juga bantuan RTLH yang akan kami usulkan,” pungkasnya.

PMI Kota Tegal Bantu RTLH

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal bersinergi dengan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) memberikan bantuan untuk rumah tidak layak huni, bantuan tersebut diberikan kepada Sutrisno dan Kunaningsih di Jalan Pangeran Antasari Gg. 22 RT. 03/3 Keturen Kecamatan Tegal Selatan, Selasa (22/7). Dengan adanya bantuan itu, supaya rumahnya dapat diperbaiki menjadi lebih layak.

Ketua Umum IPSM Carimun mengatakan pihaknya mendapat laporan dari warga terkait adanya sepasang suami istri lansia Sutrisno dan Kunaningsih yang tinggal dirumah tidak layak huni. Kemudian pihaknya mendatangi rumah tersebut. Dan memang kondisinya sangat memperihatinkan, untuk kehidupan setiap hari hanya dengan mengamen dan tidak mempunyai keturunan.

“Setelah kami datang dan melihat langsung kondisinya memang sangat memperihatinkan. Apalagi tinggal dirumah tidak layak huni,” katanya.

Setelah mengetahui langsung, pihaknya berkoordinasi dengan PMI Kota Tegal untuk memberikan bantuan triplek sejumlah sepuluh lembar. Bantuan itu untuk rehab tempat tidur, sebab sudah tidak layak. Supaya tempat yang ditinggali layak dan sehat.

“Kami berharap tempat tersebut, layak dan sehat untuk ditempati,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Kota Tegal Joko Trihadmojo menyampaikan bantuan kemanusiaan sebab ada permintaan dari IPSM untuk membantu rumah tidak layak huni. Setelah dilakukan survay memang rumah tersebut tidak pantas untuk ditempati.

“Sehingga PMI memberikan bantuan triplek sepuluh lembar untuk perbaikan kamar tidur dan ruang yang lain,” pungkaya.

Lomba Konten Kreator PMI Kota Tegal

🩸 KETENTUAN LOMBA KONTEN KREATOR
“Tebarkan Kebaikan” – HUT PMI ke-80

  1. Tema Lomba
    “Tebarkan Kebaikan, Wujudkan Semangat Kemanusiaan”
  2. Peserta
  • Peserta merupakan Anggota PMR Madya (Pelajar SMP/Mts).
  • Peserta merupakan Anggota PMR Wira (Pelajar SMA, SMK, MA & MAN).
  • Tidak dipungut biaya pendaftaran.
  1. Bentuk Konten
  • Konten berupa video kreatif (Reels, TikTok, atau YouTube Shorts) dengan durasi 30 detik – 2 menit.
  • Gaya bebas: vlog, storytelling, animasi, sketsa, atau dokumentasi aksi nyata.
  • Konten harus menampilkan aksi kebaikan, kepedulian, donor darah, atau semangat kemanusiaan ala PMI.
  1. Syarat dan Ketentuan
  • Konten harus orisinal, belum pernah diikutkan lomba lain.
  • Tidak mengandung unsur SARA, politik praktis, ujaran kebencian, atau pornografi.
  • Konten diunggah di akun media sosial peserta (Instagram, TikTok, atau Facebook) dengan:
  • Caption sesuai tema.
  • Tagar: #TebarkanKebaikan #HUTPMI80 #PMIKotaTegal
  • Mention/tag akun resmi PMI Kota Tegal.
  • Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran yang disediakan panitia.
  • Batas waktu unggah: 1 hingga 15 September.
  • Konten yang dikirim dapat digunakan kembali oleh PMI Kota Tegal untuk publikasi dengan tetap mencantumkan kredit pembuat.
  1. Penilaian
  • Kreativitas & Orisinalitas (30%)
  • Kesesuaian dengan Tema (25%)
  • Pesan Inspiratif & Kemanusiaan (25%)
  • Kualitas Audio-Visual (10%)
  • Engagement/Interaksi di Media Sosial (10%)